KOLAKA, Kongkritsultra.com- Langkah Muh Rendi menembus seleksi sepak bola tingkat nasional tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarganya, tetapi juga menghadirkan optimisme baru bagi dunia olahraga sepak bola di Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka. Pemuda asal Desa Wowa Tamboli itu dinilai telah membuka mata banyak orang bahwa bakat besar bisa lahir dari desa.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Samaturu, Fikrul, S.T., menjadi salah satu tokoh yang memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Muh Rendi merupakan bukti bahwa keterbatasan fasilitas maupun letak geografis bukan alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.

“Prestasi Rendi membuktikan bahwa anak-anak desa memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat nasional. Yang mereka perlukan adalah kesempatan, dukungan, dan kemauan untuk terus berlatih,” ujar Fikrul, Kamis (16/7/2026).

Ia menilai keberhasilan tersebut harus menjadi energi baru bagi generasi muda di Samaturu agar semakin percaya diri mengembangkan potensi di berbagai bidang, khususnya olahraga.

Fikrul mengatakan Karang Taruna akan terus berupaya mendorong pembinaan kepemudaan agar semakin banyak talenta lokal yang mendapat ruang untuk berkembang. Menurutnya, prestasi Muh Rendi tidak boleh berhenti sebagai cerita keberhasilan satu orang, tetapi harus menjadi awal lahirnya atlet-atlet baru dari Kolaka.

“Rendi sudah membuka jalan. Sekarang tugas kita bersama adalah memastikan lebih banyak anak muda mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi,” katanya.

Ia berharap Muh Rendi tetap menjaga semangat, disiplin, dan fokus selama menjalani seluruh tahapan seleksi nasional. Dukungan moral dari masyarakat, menurutnya, menjadi kekuatan penting bagi atlet muda yang sedang berjuang membawa nama daerah.

“Kami semua mendoakan agar Rendi terus diberikan kesehatan, kelancaran, dan hasil terbaik. Apa yang diraihnya hari ini sudah menjadi kebanggaan Samaturu. Semoga kelak ia mampu mengharumkan nama Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, bahkan Indonesia,” tutup Fikrul*