PADANG, Kongktitsultra.com-Pergantian tongkat komando di Kepolisian Daerah Sumatera Barat tak sekadar seremoni institusi. Ada rasa haru yang ikut mengalir di antara insan pers dan masyarakat Ranah Minang saat Gatot Try Suryanta resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolda Sumbar.

Dewan Pengawas Kolaborasi Jurnalis Indonesia, Joni Putera, menjadi salah satu tokoh yang menyampaikan penghormatan khusus atas pengabdian sang jenderal selama bertugas di Sumatera Barat.

Dalam keterangannya di Padang, Sabtu (10/5/2026), Joni menyebut Irjen Gatot bukan hanya pemimpin kepolisian, tetapi juga figur yang mampu membangun komunikasi hangat dengan masyarakat dan kalangan media.

Di mata KJI, kepemimpinan Irjen Gatot meninggalkan jejak kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di Ranah Minang. Pendekatannya dinilai tegas, namun tetap humanis dan terbuka terhadap kritik maupun aspirasi publik.

“Selamat bertugas di tempat yang baru kepada Irjen Pol Gatot Try Suryanta. Kami keluarga besar KJI mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, sinergi, dan komunikasi yang selama ini terjalin baik. Beliau menjaga Sumatera Barat dengan ketulusan dan integritas,” ujar Joni Putera.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sumbar menjadi bagian dari dinamika institusi. Namun dedikasi seorang pemimpin tetap akan dikenang oleh masyarakat yang pernah merasakan pengabdiannya.

Kini estafet kepemimpinan resmi diteruskan kepada Djati Wiyoto Abadhy. KJI berharap Kapolda baru mampu melanjutkan fondasi kebersamaan dan stabilitas yang telah dibangun sebelumnya.

Bagi masyarakat Sumbar, kepergian Irjen Gatot ibarat layar kapal yang perlahan meninggalkan Dermaga Teluk Bayur. Pergi membawa pengalaman dan pengabdian, namun meninggalkan jejak yang tetap tinggal di ingatan banyak orang.

“Perpisahan bukan akhir dari pengabdian. Ia hanya perpindahan jalan untuk menulis sejarah baru di tempat berbeda,” tutup Joni Putera*