KENDARI, Kongkritpost.com- Pemerintah Kota Kendari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mempertegas komitmen membangun kota yang bersih sekaligus kondusif. Dua persoalan yang selama ini menjadi perhatian publik, yakni penanganan sampah dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas), menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan strategis yang digelar di salah satu restoran di Kota Kendari, Selasa (14/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang menyatukan langkah antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan unsur Forkopimda lainnya untuk mempercepat penyelesaian persoalan perkotaan melalui kebijakan yang terintegrasi.

Salah satu isu yang mendapat perhatian serius adalah pengelolaan sampah. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.KM., yang juga memimpin Satuan Tugas Penanganan Sampah, memaparkan sejumlah strategi yang tengah disiapkan guna memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kota Kendari.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin hanya mengandalkan pola lama. Berbagai model pengelolaan dari daerah yang dinilai berhasil kini sedang dipelajari untuk diterapkan sesuai karakteristik Kota Kendari.

Siska mengungkapkan, salah satu referensi yang menjadi perhatian adalah sistem pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru. Pengalaman tersebut diperoleh saat mengikuti pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Medan beberapa waktu lalu.

“Kami ingin menghadirkan sistem yang lebih efektif, bukan sekadar mengangkut sampah, tetapi membangun tata kelola yang mampu mengurangi persoalan dari hulunya. Model yang berhasil di daerah lain akan kami adaptasi sesuai kebutuhan Kota Kendari,” ujarnya.

Selain persoalan kebersihan, forum tersebut juga membahas langkah-langkah menjaga stabilitas keamanan daerah. Forkopimda menilai keamanan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, kelancaran investasi, dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Melalui koordinasi yang semakin erat, seluruh unsur sepakat memperkuat langkah preventif dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan perkotaan yang semakin kompleks.

Pertemuan itu sekaligus menegaskan bahwa penyelesaian persoalan kota tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Kendari berharap hasil pembahasan tersebut segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret di lapangan, sehingga persoalan sampah dapat ditangani lebih optimal, sementara stabilitas keamanan tetap terjaga demi mewujudkan Kendari sebagai kota yang bersih, tertib, nyaman, dan semakin maju*