KENDARI, Kongkritsultrs.com- Langkah memperkuat peran organisasi dalam membangun kesadaran bela negara terus dilakukan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (DPP GBN MI). Menjelang pelantikan pengurus, organisasi tersebut mulai memperluas komunikasi dan membangun sinergi dengan berbagai pihak, salah satunya melalui audiensi bersama jajaran Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo Kendari.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu mempertemukan jajaran pengurus DPD GBN MI dengan Komandan Lanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, S.AP., M.M., M.Sc.

Dalam audiensi tersebut, Ketua DPD GBN MI Hasna Arief, SKM., ME bersama Bendahara  Erythirina Turusy dan jajaran pengurus menyampaikan gambaran program organisasi sekaligus meminta masukan terkait langkah strategis penguatan gerakan bela negara.

Bagi GBN MI, audiensi ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun fondasi organisasi agar program yang dijalankan memiliki dampak nyata bagi masyarakat jelas Selasa (23/6/2026)

Danlanud Haluoleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto menyambut baik kehadiran GBN MI. Ia menilai keberadaan organisasi yang bergerak dalam bidang bela negara memiliki peran penting dalam menjaga nilai kebangsaan, terutama di tengah tantangan perkembangan zaman.

Dalam arahannya, Danlanud memberikan sejumlah masukan agar GBN MI dapat memperkuat internal organisasi melalui pembentukan kader yang memiliki integritas, disiplin, dan semangat pengabdian.

Menurutnya, organisasi yang kuat harus dibangun dengan sumber daya manusia yang memiliki komitmen, bukan hanya mengandalkan struktur kepengurusan.

Selain penguatan kader, Danlanud juga mendorong agar program-program GBN MI dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk membangun komunikasi dengan unsur TNI dari berbagai matra.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar nilai-nilai bela negara tidak hanya menjadi konsep, tetapi dapat diterapkan dalam kegiatan nyata di tengah masyarakat.

Salah satu perhatian utama dalam pertemuan itu adalah pembinaan generasi muda. TNI AU membuka peluang sinergi dalam kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan karakter dan kepemimpinan pelajar.

Melalui program tersebut, generasi muda diharapkan memiliki sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Sementara itu, Ketua DPD Provinsi sulawesi Tenggara GBN MI Hasna Arief menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadikan organisasi sebagai wadah yang aktif dalam memperkuat semangat kebangsaan.

Ia menegaskan, keberadaan GBN MI tidak hanya berorientasi pada kegiatan organisasi, tetapi juga bagaimana menghadirkan manfaat melalui program yang menyentuh masyarakat.

Audiensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju pelantikan pengurus DPD GBN MI yang secara tentatif dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026.

Dengan dukungan dan sinergi bersama berbagai pihak, GBN MI berharap dapat mengambil peran lebih besar dalam membangun karakter bangsa, memperkuat nasionalisme, serta menanamkan nilai bela negara di tengah masyarakat, khususnya generasi muda Sulawesi Tenggara*