KONAWE, Kongkritsultra.com- Suasana berbeda terlihat di lingkungan Kampus Induk SMKN PP 5 Konawe, Wawotobi, Sulawesi Tenggara. Bukan hanya menjadi tempat belajar, area sekolah tersebut berubah menjadi ruang kolaborasi antara generasi lama dan generasi baru melalui kegiatan penanaman bersama tanaman hortikultura.
Mujahidin, S.Pd., S.H., M.H. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara didampingi oleh Sahuriyanto Meronda, Ketua IKA Alumni SPP/SPMA Wawotobi bersama jajaran pengurus lainnya dan melibatkan Ikatan Alumni SPP-SPMA Wawotobi Sultra bersama civitas akademika SMKN PP 5 Konawe itu menjadi bukti kuat bahwa hubungan antara alumni dan almamater tidak berhenti setelah masa pendidikan selesai Pada Sabtu (20/6/2026)
Mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Penanaman Bersama Tanaman Hortikultura Alumni dan Almamater SMKN PP 5 Konawe”, kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut Reuni Akbar sekaligus Pengukuhan Pengurus Alumni SPP-SPMA Wawotobi Sultra/SMKN PP 5 Konawe periode 2026–2030.
Sejumlah alumni lintas angkatan, jajaran guru, pengurus organisasi alumni, serta keluarga besar sekolah tampak berkumpul bersama di lahan praktik pertanian sekolah. Mereka tidak hanya bernostalgia, tetapi ikut mengambil peran nyata dalam mengembangkan potensi pertanian di lingkungan kampus.
Dengan penuh kebersamaan, para peserta melakukan penanaman bibit hortikultura, salah satunya komoditas cabai yang ditanam pada lahan yang telah disiapkan menggunakan mulsa plastik. Kegiatan tersebut diawali dengan doa bersama sebagai tanda dimulainya gerakan penghijauan dan produktivitas lahan sekolah.
“Insyaallah tiga bulan ke depan kita sudah bisa panen lagi, khususnya untuk cabai. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kita mulai,” ujar salah satu peserta yang disambut antusias seluruh hadirin.
Kegiatan ini menjadi simbol bahwa alumni memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan almamater. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas mengenang masa sekolah, tetapi ikut memberikan kontribusi melalui aksi yang memberi manfaat langsung.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasi pertanian. SMKN PP 5 Konawe sebagai salah satu sekolah kejuruan pertanian di Sulawesi Tenggara terus didorong agar mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik di lapangan.
Melalui pemanfaatan lahan sekolah untuk budidaya hortikultura, para alumni berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi pengembangan pertanian berbasis pendidikan.
Sinergi antara alumni dan almamater dinilai menjadi kekuatan besar dalam menjaga eksistensi sekolah sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah. Dengan semangat kebersamaan, lahan yang ditanami hari ini diharapkan menjadi sumber manfaat bagi sekolah dan masyarakat sekitar.
Aksi penanaman bersama ini pun menjadi pesan bahwa dunia pendidikan dan dunia pertanian dapat berjalan beriringan. Dari kampus pertanian Wawotobi, kolaborasi lintas generasi kembali menunjukkan bahwa kepedulian terhadap pangan dimulai dari langkah sederhana: menanam hari ini untuk masa depan*
