KENDARI, Kongkritsultra.com-Masyarakat Kota Kendari diimbau untuk sementara waktu menghindari kawasan Jalan Bypass Tapak Kuda dan arah menuju MTQ serta Warkop Kopi Raja, Kamis (30/10/2025). Imbauan ini disampaikan menyusul adanya aksi demonstrasi terkait pengukuran dan pematokan lahan di kawasan Tapak Kuda yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari, dan diperkirakan masih berlanjut hingga sore.
Pantauan media di lapangan menunjukkan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Bypass Tapak Kuda terpantau padat dan sesekali mengalami kemacetan akibat konsentrasi massa di lokasi.
“Kepada masyarakat pengguna jalan, diimbau untuk menghindari Jalan Bypass Tapak Kuda dan mencari jalur alternatif untuk sementara waktu,” demikian himbauan yang disampaikan melalui pantauan langsung di lapangan.
Aksi unjuk rasa ini disebut berkaitan dengan rencana pengukuran batas lahan yang menuai protes dari sejumlah pihak. Sejumlah aparat kepolisian dari Polda Sulawesi Tenggara dan Polresta Kendari bersama personel TNI terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan mengatur arus lalu lintas.
- Pesan “Hapus atau Kamu Dapat Masalah” Berujung Laporan ke Polres Kolaka
- Dugaan Penimbunan BBM Jenis Solar di Poros Jety Morosi Disorot, Polisi Didesak Jangan Cuma Menunggu Laporan
- PT Alif Energi Mandiri Bantah Tudingan Solar Subsidi, Minta Kritik Berbasis Data dan Fakta
- Lihat semua berita terbaru di Kongkrit Sultra
Sejumlah kendaraan tampak terhenti cukup lama di kawasan tersebut, terutama di titik pertemuan antara arah MTQ dan simpang Warkop Kopi Raja. Petugas mengarahkan pengguna jalan untuk melewati jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan panjang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kendari belum memberikan keterangan resmi terkait pengalihan arus atau langkah antisipasi lanjutan atas situasi di Tapak Kuda( Usman)
