KENDARI, Kongkritsultra.com- Bagi masyarakat yang sedang berburu pekerjaan, pekan depan bisa menjadi momentum yang tak boleh dilewatkan. Pemerintah Kota Kendari kembali membuka ruang bagi para pencari kerja melalui Kendari Job Fair 2026, sebuah bursa kerja yang menghadirkan puluhan perusahaan dengan ratusan peluang karier.

Selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juli 2026, Aula Teporombua di Lantai 4 Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Balai Kota Kendari akan menjadi titik temu antara perusahaan dan para pencari kerja. Sebanyak 30 perusahaan dipastikan ikut serta dengan menyediakan sekitar 700 lowongan kerja dari berbagai sektor.

Job Fair tahun ini tidak hanya menjadi ajang menyerahkan lamaran pekerjaan. Pemerintah juga menghadirkan berbagai layanan yang memudahkan masyarakat, mulai dari pendaftaran digital menggunakan barcode, informasi lowongan secara langsung dari perusahaan, pelayanan pembuatan Kartu AK1 atau kartu kuning, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, bersama Wakil Wali Kota Sudirman, dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah ingin memperpendek jarak antara perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

“Melalui Job Fair ini, para pencari kerja bisa bertemu langsung dengan perusahaan. Mereka dapat mengetahui kebutuhan tenaga kerja, berkonsultasi mengenai persyaratan, hingga langsung mengikuti proses rekrutmen,” ujar Sahuriyanto, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan seluruh proses pendaftaran kini telah didukung sistem digital sehingga peserta dapat mengakses informasi perusahaan dan lowongan secara lebih praktis. Inovasi tersebut diharapkan membuat proses pencarian kerja menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan penerbitan Kartu AK1 yang menjadi salah satu dokumen penting dalam proses melamar pekerjaan. Pemeriksaan kesehatan gratis pun disediakan sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapan para pencari kerja memasuki dunia kerja.

Sahuriyanto menilai kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Kendari.

Ia mengajak para lulusan baru, pencari kerja, maupun masyarakat yang ingin memperoleh pekerjaan yang lebih baik agar memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Kami berharap masyarakat datang dan memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Ratusan lowongan telah disiapkan dan perusahaan yang hadir berasal dari berbagai bidang usaha sehingga kesempatan terbuka cukup luas,” katanya.

Selama pelaksanaan kegiatan, Job Fair akan berlangsung setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WITA. Para peserta tidak hanya dapat menyerahkan berkas lamaran, tetapi juga memperoleh informasi langsung mengenai jenjang karier, proses seleksi, hingga kebutuhan kompetensi dari masing-masing perusahaan.

Melalui Kendari Job Fair 2026, Pemerintah Kota Kendari berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap ke dunia usaha. Di saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Kendari yang semakin maju*