KONSEL, Kongkritsultra.com- Komitmen menjaga lingkungan tidak selalu diwujudkan melalui slogan atau seremoni. Di PT DSSP Power Kendari, semangat tersebut diterjemahkan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh pekerja, mulai dari membersihkan pesisir pantai hingga mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, perusahaan pembangkit listrik yang beroperasi di Kabupaten Konawe Selatan itu menggelar serangkaian kegiatan bertema pelestarian lingkungan sepanjang Juni 2026.

Tiga program utama menjadi perhatian, yakni ECO-RUN (Environmental Commitment in Our Run for a United Nature), dan Workshop Pengelolaan Sampah Domestik

Kegiatan diawali dengan aksi bersih pantai di kawasan Intake Plant Area pada 19 Juni 2026. Puluhan pekerja turun langsung memungut dan mengumpulkan sampah yang berpotensi mencemari kawasan pesisir dan laut.

Aksi tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan pantai, tetapi juga meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya pengelolaan sampah untuk melindungi ekosistem laut dan keanekaragaman hayati.

Government Relation PT DSSP Power Kendari, Risal Akbar, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup menjadi momentum untuk memperkuat budaya keberlanjutan di lingkungan perusahaan.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, PT DSSP Power Kendari ingin menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata dan menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan,” ujarnya Jumat (3/7/2026)

Semangat tersebut kemudian berlanjut dalam kegiatan ECO-RUN yang digelar pada 21 Juni 2026. Berbeda dari kegiatan lari pada umumnya, peserta tidak hanya berolahraga tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan.

Menariknya, sepanjang rute lari para peserta juga melakukan aksi bersih-bersih sebagai simbol bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan melalui aktivitas sehari-hari yang sederhana.

Tak berhenti di situ, rangkaian kegiatan ditutup dengan Workshop Pengelolaan Sampah Domestik yang menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam workshop tersebut, peserta dibekali pengetahuan tentang pemilahan sampah, pengurangan limbah rumah tangga, pemanfaatan kembali barang bekas, hingga teknik daur ulang.

Peserta juga diajarkan membuat dari limbah plastik serta mengolah sampah organik menjadi kompos yang memiliki nilai guna.

Menurut Risal Akbar, perusahaan ingin membangun kesadaran bahwa keberlanjutan lingkungan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga tanggung jawab setiap individu.

Karena itu, berbagai kegiatan dirancang agar mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di rumah.

Melalui rangkaian program tersebut, PT DSSP Power Kendari berharap budaya peduli lingkungan semakin tumbuh di kalangan pekerja dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang pengelolaan lingkungan, pengendalian perubahan iklim, dan perlindungan ekosistem laut.

Di tengah meningkatnya isu lingkungan global, perusahaan ini memilih menunjukkan komitmennya bukan lewat janji, melainkan melalui aksi yang langsung menyentuh pesisir, sampah, dan perilaku sehari-hari para pekerjanya*