KENDARI, Kongkritsultra.com- Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan hanya soal kemampuan berdiri tegap, ketepatan gerakan, atau kedisiplinan mengikuti Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Di balik tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan kemerdekaan, para calon Paskibraka Kota Kendari juga dipersiapkan menjadi generasi muda yang memiliki karakter, integritas dan ketahanan mental.
Pembekalan itu menjadi bagian dari rangkaian pemusatan latihan Paskibraka Kota Kendari menjelang Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Para peserta tidak hanya ditempa secara fisik. Mereka juga mendapatkan materi mengenai karakter warga negara, nilai-nilai Pancasila, revolusi mental hingga ketahanan nasional.
Pancasila hingga Revolusi Mental
Kadis kominfo kota kendari Sahuriyanto meronda menjelaskan bahwa dalam materi warga negara berkarakter, berintegritas dan berjiwa Pancasila, peserta diarahkan memahami bahwa menjadi pemuda Indonesia bukan hanya ditunjukkan melalui simbol, tetapi melalui perilaku sehari-hari.
Kejujuran, etika, kedisiplinan, tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sosial ditekankan sebagai fondasi yang harus dimiliki seorang calon pemimpin. Ujar selasa (11/8/2026)
Pembekalan kemudian berlanjut pada materi revolusi mental generasi muda. Para anggota Paskibraka didorong memiliki pola pikir yang lebih berani, kritis, kreatif dan tidak mudah menyerah menghadapi perubahan zaman.
Hal itu dinilai penting karena generasi muda saat ini tumbuh di tengah arus informasi digital yang begitu cepat. Kemampuan menyaring informasi menjadi bagian dari ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh hoaks, paham radikal maupun penyalahgunaan narkoba.
Dengan demikian, latihan Paskibraka tidak berhenti pada pembentukan fisik dan disiplin. Para peserta juga diarahkan mampu mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab.
Dibekali Ketahanan Nasional
Materi lainnya menyentuh aspek kewaspadaan dan ketahanan nasional. Para peserta dikenalkan dengan berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang dapat mengganggu persatuan serta merusak kebhinekaan.
Pemahaman tersebut diharapkan membentuk kesadaran bahwa menjaga Indonesia bukan hanya tugas aparat atau pemerintah. Generasi muda juga memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan dan kondusivitas lingkungan.
Di Kota Kendari, anggota Paskibraka diharapkan mampu membawa nilai tersebut ke lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
Pemerintah Kota Kendari menempatkan proses pembekalan itu sebagai bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya mampu menjalankan tugas kenegaraan pada 17 Agustus, tetapi juga memiliki bekal karakter untuk menghadapi kehidupan setelah masa latihan berakhir.
Sebab, tugas Paskibraka hanya berlangsung pada momentum tertentu. Namun nilai kedisiplinan, integritas, semangat gotong royong dan kecintaan terhadap tanah air diharapkan melekat jauh lebih lama.
Karena itu, para anggota Paskibraka Kota Kendari diproyeksikan bukan sekadar menjadi petugas upacara, melainkan duta Pancasila dan teladan generasi muda yang mampu membawa semangat kemerdekaan ke tengah masyarakat.
Perpaduan antara ketangguhan fisik dan kekuatan mental inilah yang diharapkan menjadi modal mereka menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi bekal untuk menghadapi tantangan bangsa di masa depan*
