KENDARI, Kongkritsultra.com- Aroma persaingan bisnis travel religi mulai terasa di pusat perbelanjaan modern Kota Kendari. Di tengah hiruk-pikuk event bulanan yang digelar di The Park Kendari sejak 19 hingga 30 Mei 2026, satu nama travel justru mencuri perhatian pengunjung: Maharewa Tour Dan Travel Umrah
Bukan sekadar membuka booth promosi biasa, Maharewa tampil agresif dengan strategi pemasaran yang lebih “menyentuh pasar”. Paket umrah dengan uang muka mulai Rp500 ribu langsung menjadi magnet pengunjung mall. Tidak sedikit warga yang datang sekadar bertanya, lalu berakhir konsultasi serius soal keberangkatan ibadah ke Tanah Suci.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa pasar wisata religi di Sulawesi Tenggara mulai bergerak naik. Umrah kini tidak lagi dipandang sebagai perjalanan eksklusif kalangan tertentu, tetapi sudah masuk dalam pola konsumsi masyarakat urban kelas menengah.
Agen Resmi Maharewa Tour & Travel, Hj. Sulianti, S.Pd menyebut kehadiran mereka dalam event tersebut bukan hanya untuk promosi, tetapi juga memperluas edukasi kepada masyarakat terkait layanan perjalanan ibadah yang aman dan nyaman.
“Kami ikut meramaikan event rutin di The Park Kendari. Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik. Banyak yang datang konsultasi terkait keberangkatan Agustus dan September 2026,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Menariknya, Maharewa menjadi satu-satunya travel umrah yang membuka booth dalam event tersebut. Situasi itu membuat booth mereka menjadi pusat perhatian pengunjung yang penasaran dengan berbagai promo yang ditawarkan.
Dalam dunia pemasaran, langkah seperti ini dikenal sebagai “market positioning strategy” — mengambil ruang kosong di tengah kompetitor untuk memperkuat citra merek di hadapan publik.
Maharewa memanfaatkan momentum itu dengan menghadirkan promo harga khusus, hadiah langsung, hingga peluang mendapatkan undian umrah gratis. Strategi tersebut terbukti efektif membangun engagement pengunjung.
“Promo harga khusus bahkan sudah sold out. Ada juga hadiah tumbler gratis dan beberapa bonus menarik lainnya bagi pendaftar selama event berlangsung,” kata Sulianti.
Tak hanya menjual paket, Maharewa juga mencoba menawarkan pengalaman perjalanan berbeda. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah paket keberangkatan September 2026 dari Kendari yang sudah termasuk fasilitas kereta cepat secara gratis.
Fasilitas ini dinilai menjadi nilai tambah tersendiri bagi jamaah karena memberikan pengalaman perjalanan modern selama di Arab Saudi.
“Bukan soal mahal atau murahnya paket. Kami ingin jamaah mendapatkan pengalaman ibadah yang nyaman dan berkesan,” jelasnya.
Di tengah ketatnya persaingan industri travel religi nasional, pendekatan seperti ini menjadi bentuk “service differentiation”, yakni membedakan layanan agar memiliki daya saing lebih kuat di mata calon jamaah.
Maharewa juga mulai membuka ruang kerja sama dengan sejumlah agen lokal yang tertarik bergabung. Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa industri umrah di Sultra mulai bergerak ke arah ekosistem bisnis yang lebih kompetitif dan profesional.
Sulianti berharap event seperti ini terus digelar karena efektif mendekatkan layanan travel kepada masyarakat secara langsung.
“Semoga makin banyak travel ikut kegiatan seperti ini supaya masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi perjalanan ibadah yang jelas dan terpercaya,” tutupnya*
