KENDARI, Kongkritsultra.com- Bantuan pangan dari pemerintah pusat mulai mengalir ke masyarakat Kota Kendari. Pemerintah Kota Kendari menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah kepada warga yang masuk dalam kelompok penerima manfaat.
Sebanyak 27.640 kepala keluarga (KK) menjadi sasaran bantuan tersebut.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan, penerima tersebar di 11 kecamatan dan 65 kelurahan. Mereka merupakan warga yang masuk Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan Data Terpadu Nasional.
Setiap keluarga mendapatkan 30 kilogram beras.
Bantuan tersebut merupakan alokasi tiga bulan sekaligus atau rapel. Setiap KK memiliki hak 10 kilogram beras per bulan.
Dengan demikian, warga penerima memperoleh sekaligus jatah beras untuk tiga bulan.
Pada tahap awal, penyaluran menyasar 7.046 KK yang berada di tiga kecamatan.
Rinciannya, Kecamatan Poasia sebanyak 3.123 KK yang tersebar di lima kelurahan. Kemudian Kecamatan Abeli sebanyak 2.220 KK di tujuh kelurahan, serta Kecamatan Nambo sebanyak 1.703 KK yang tersebar di enam kelurahan.
Penyaluran selanjutnya dilakukan secara bertahap hingga menjangkau delapan kecamatan lainnya ujarnya Kamis (13/8/2026)
Pemkot Kendari menggandeng Perum Bulog Wilayah Sulawesi Tenggara dalam proses distribusi. Stok beras diantar hingga kantor-kantor kelurahan sehingga penerima tidak perlu mengambil bantuan terlalu jauh dari tempat tinggalnya.
Bagi pemerintah kota, mekanisme tersebut sekaligus diharapkan membuat penyaluran lebih mudah dikawal.
Siska menegaskan, daftar penerima bukan ditentukan berdasarkan kedekatan maupun kepentingan tertentu.
Data Terpadu Nasional menjadi dasar penetapan penerima, dengan sasaran warga yang dinilai paling membutuhkan dan memenuhi kriteria.
Pemerintah Kota Kendari juga meminta seluruh unsur yang terlibat, termasuk Bulog serta jajaran RT dan RW, ikut memastikan distribusi berlangsung tertib dan tepat sasaran.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat berpenghasilan rendah, terutama untuk kebutuhan pangan pokok.
Di tengah harga kebutuhan rumah tangga yang menjadi perhatian masyarakat, bantuan 30 kilogram beras sekaligus memberikan ruang bagi keluarga penerima untuk mengurangi sebagian beban belanja pangan.
Pemkot Kendari memastikan penyaluran akan terus bergerak hingga seluruh penerima yang terdata di 11 kecamatan dan 65 kelurahan mendapatkan haknya.
Bagi Siska, bantuan pangan bukan sekadar soal beras yang sampai ke tangan warga. Yang lebih penting, bantuan pemerintah benar-benar tiba kepada mereka yang membutuhkan*
