MUNA, Kongkritsultra.com– di Bandara Sugimanuru mendadak berbeda dari biasanya, Senin (23/3/2026). Sebuah jet pribadi jenis Embraer Phenom 300 mendarat mulus di landasan, membawa rombongan keluarga pengusaha asal Muna, La Ode Safiul Akbar Gani, yang mudik dari Jakarta.
Kedatangan pesawat mewah tersebut langsung menyita perhatian masyarakat dan petugas bandara. Momen ini bahkan viral di sejumlah grup WhatsApp, termasuk Wuna Forum, karena dinilai sebagai peristiwa yang jarang terjadi di wilayah tersebut.
Dari pantauan di lokasi, rombongan keluarga turun satu per satu melalui tangga pesawat dengan pengawalan petugas. Sejumlah kru bandara tampak sigap membantu, terutama bagi anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan khusus.
Suasana pun dipenuhi rasa penasaran warga yang ingin menyaksikan langsung jet pribadi tersebut dari dekat.
Penggunaan jet pribadi untuk mudik seperti ini dinilai fenomenal, khususnya bagi masyarakat Muna. Pasalnya, di Indonesia, moda transportasi eksklusif tersebut umumnya identik dengan kalangan elite, seperti pengusaha besar nasional, pejabat tinggi, hingga artis papan atas yang kerap dijuluki “sultan”.
Jet yang digunakan diketahui merupakan produksi perusahaan dirgantara asal Brasil, Embraer, yang dikenal sebagai salah satu produsen pesawat bisnis terbaik di dunia. Tipe Phenom 300 sendiri termasuk dalam kategori light business jet unggulan, dengan kapasitas sekitar 6 hingga 10 penumpang serta kemampuan menjangkau ribuan kilometer tanpa henti.
Pesawat ini lazim digunakan untuk perjalanan VIP, charter eksklusif, hingga mobilitas cepat kalangan pebisnis.
Biaya Fantastis, Simbol Gaya Hidup Premium
Di balik kemewahannya, biaya sewa jet pribadi tentu tidak murah. Untuk rute Jakarta menuju Muna, charter pesawat sekelas Phenom 300 diperkirakan berada di kisaran Rp 250 juta hingga Rp 450 juta untuk sekali perjalanan.
Besaran biaya tersebut bergantung pada berbagai faktor, seperti durasi penerbangan, posisi awal pesawat, biaya operasional bandara, hingga layanan tambahan selama di udara.
Kehadiran jet pribadi ini bukan hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga mencerminkan geliat ekonomi serta gaya hidup premium yang mulai terlihat di daerah. Bagi sebagian masyarakat, momen ini menjadi pengalaman langka yang memperlihatkan sisi lain dari dunia penerbangan yang biasanya hanya disaksikan di kota-kota besar.
Peristiwa ini pun meninggalkan kesan tersendiri bahwa di tengah tradisi mudik yang identik dengan perjalanan panjang dan penuh perjuangan, ada pula cerita berbeda yang menghadirkan nuansa eksklusif dan tak biasa di tanah Muna*

