KENDARI, Kongkritsultra.com-Sulawesi, khususnya Kota Kendari, kembali mencetak prestasi gemilang. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis Daftar Daerah Teknologi Termaju 2026, dan Kota Kendari masuk jajaran elit dengan skor sempurna 5,0. Tak sendiri, Kota Makassar, Kota Manado, dan Kota Parepare juga berbagi podium. Empat kota ini, nyaris serentak, menunjukkan bahwa digitalisasi dan inovasi riset bukan lagi wacana—melainkan nyata di lapangan.

Selain keempat kota puncak, sejumlah daerah lain turut mencuri perhatian. Kota Gorontalo (4,97), Kota Tomohon (4,95), Kota Palopo (4,91), Kota Baubau (4,85), Kota Bitung (4,82), Kabupaten Wajo (4,77), Kota Palu (4,76), dan Kabupaten Minahasa (4,75) menunjukkan bahwa transformasi digital mulai merata, meski dengan level berbeda.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, capaian ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah dan dukungan masyarakat. Kami terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik agar lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya Selasa (3/3/2026).

Menurut Siska, smart city bukan sekadar jargon. Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat ekosistem digital, mulai dari integrasi layanan elektronik hingga peningkatan kapasitas SDM. Transformasi digital harus terasa manfaatnya bagi masyarakat, bukan sekadar indikator di laporan statistik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menambahkan bahwa skor sempurna 5,0 mencerminkan keseriusan pembangunan infrastruktur TIK dan integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik. “Ini bukan hasil kerja satu pihak. Kolaborasi seluruh OPD, penguatan jaringan, keamanan data, dan integrasi aplikasi layanan menjadi fokus utama,” jelas Sahuriyanto.

BRIN menegaskan, penilaian daerah teknologi termaju didasarkan pada indikator-indikator nyata: kesiapan infrastruktur digital, pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan, inovasi riset daerah, dan kualitas layanan publik berbasis digital. Kota Kendari, dengan konsistensi inovasi, berhasil menancapkan posisi sebagai kota adaptif dan berkelanjutan dalam pemanfaatan teknologi.

Ke depan, Kominfo Kendari akan fokus pada penguatan keamanan siber dan optimalisasi layanan digital. Tujuannya jelas: menjawab kebutuhan masyarakat yang makin dinamis, memastikan transformasi digital tidak berhenti sebagai skor angka, tapi menjadi pengalaman nyata bagi warga.

Dengan pencapaian ini, Kendari tidak sekadar mengejar angka. Kota ini menegaskan diri sebagai laboratorium inovasi digital di Sulawesi, sekaligus memberi sinyal bahwa digitalisasi dan pelayanan publik yang efisien kini bisa dijadikan standar baru bagi kota-kota lain di Nusantara*