KENDARI, Kongkritsultra.com- Rapat Koordinasi Arus Mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M bersama Komisi V DPR RI digelar di Ruang Rapat Kantor BPJN Sulawesi Tenggara. Forum ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan kelancaran arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini.
Rapat tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat kolaborasi lintas sektor. Pembahasan dilakukan secara komprehensif, mulai dari kondisi jalan nasional dan daerah, kesiapan sarana dan prasarana transportasi, hingga langkah antisipatif menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik ujar Kamis (26/2/2026)
Ia menekankan perlunya percepatan penanganan titik-titik rawan kemacetan maupun kerusakan jalan, serta kesiapsiagaan penuh seluruh pihak terkait.
“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat. Semua potensi hambatan di lapangan harus diantisipasi sejak dini agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPBPK Sulawesi Tenggara, Tarso, S.T., M.T., menyampaikan komitmennya dalam mendukung kelancaran arus mudik. Pihaknya akan menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat yang disiagakan penuh selama periode Lebaran.
Satgas tersebut bertugas memberikan dukungan teknis dan respons cepat terhadap berbagai kondisi darurat di lapangan, termasuk penanganan infrastruktur terdampak cuaca ekstrem atau situasi tak terduga lainnya.
Dengan koordinasi yang solid dan kesiapan menyeluruh dari seluruh instansi, arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa kendala berarti*

