KENDARI, Kongkritsultra.com- Kekhawatiran akan keselamatan lingkungan muncul di RW 05 Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari. Warga menyoroti kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di kawasan BTN Baito Permai dan dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Masalah tersebut telah dilaporkan kepada PT PLN (Persero), namun hingga kini belum terlihat penanganan langsung di lokasi. Situasi ini membuat warga mempertanyakan kecepatan respons layanan kelistrikan, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.
Ketua RW 05 Kelurahan Anawai, Mirkas, menyampaikan bahwa kabel listrik tersebut berada di jalur aktivitas warga dan cukup dekat dengan permukaan tanah. Kondisi itu dinilai rawan, terutama saat hujan atau ketika terjadi gangguan cuaca.
“Kabelnya cukup rendah dan berada di lingkungan padat. Warga khawatir karena bisa membahayakan, terutama anak-anak dan pengguna jalan,” ujar Mirkas, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, laporan sudah disampaikan sejak beberapa waktu lalu melalui jalur pengaduan, namun belum ada tindak lanjut berupa pengecekan atau perbaikan di lapangan. Hal ini memicu keresahan warga yang berharap adanya langkah cepat sebelum muncul kejadian yang tidak diinginkan.
“Harapan kami sederhana, PLN segera turun melihat langsung kondisi kabel itu dan melakukan perbaikan. Jangan sampai menunggu ada kejadian dulu,” katanya.
Mirkas menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan publik, terlebih menyangkut instalasi listrik yang memiliki risiko tinggi bila tidak ditangani dengan standar keamanan yang memadai.
Warga BTN Baito Permai berharap pihak terkait dapat segera merespons aduan tersebut agar lingkungan tempat tinggal mereka kembali aman dan nyaman.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT PLN (Persero) belum memberikan keterangan resmi terkait laporan warga RW 05 Kelurahan Anawai. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi untuk memperoleh penjelasan dan rencana tindak lanjut dari pihak PLN*

