KENDARI, Kongkritsultra.com-Menjelang puncak arus mudik Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026, pengawasan transportasi di Sulawesi Tenggara kian diperketat. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sultra bersama Ditlantas Polda Sultra, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sultra, dan PT Jasa Raharja (Persero) menggelar inspeksi keselamatan kendaraan (ramp check) di Terminal Baruga, Kamis (26/2/2026).
Pemeriksaan difokuskan pada armada bus Perum DAMRI serta angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) lintas kabupaten/kota. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan memenuhi standar teknis dan administratif serta benar-benar laik jalan sebelum mengangkut ribuan pemudik.
Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Muhamad Rajulan, menegaskan bahwa ramp check bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk menjamin keselamatan masyarakat. Tim gabungan memeriksa sistem pengereman, kemudi, kondisi ban, lampu penerangan, hingga alat keselamatan darurat.
Tak hanya itu, kelengkapan administrasi seperti STNK, bukti uji KIR, kartu pengawasan, dan izin operasional turut diverifikasi. Kondisi kesehatan pengemudi serta kelengkapan dokumen SIM juga menjadi perhatian utama guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Sementara itu, Wadirlantas Polda Sultra, AKBP Arif Irawan, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas selama periode mudik.
Menurutnya, pengawasan preventif ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan angkutan umum.
Menariknya, kegiatan ramp check kali ini juga dirangkaikan dengan aksi sosial. PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Tenggara menyerahkan dua unit kursi roda kepada Dishub Sultra untuk mendukung pelayanan penumpang disabilitas di Terminal Baruga.
Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Sultra, Nur Akbar, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong pelayanan transportasi publik yang lebih inklusif dan humanis, khususnya menjelang lonjakan penumpang saat Lebaran.
Melalui sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan BUMN, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Sulawesi Tenggara diharapkan berjalan aman, tertib, dan lancar. Dishub Sultra pun mengimbau seluruh operator angkutan memastikan armada dalam kondisi prima serta mengajak masyarakat memilih angkutan resmi yang telah lulus ramp check demi keselamatan bersama selama perjalanan mudik*

