KENDARI, Kongkritsultra.com- Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi, UPTD Pelabuhan Penyeberangan Amolengo–Labuan mematangkan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan penumpang.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPTD, Idham Halid, menegaskan bahwa momentum Idulfitri selalu identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat, sehingga kesiapan layanan menjadi prioritas utama.
“Sejumlah langkah telah kami lakukan, mulai dari pengecekan sarana dan prasarana pelabuhan, kesiapan armada penyeberangan, hingga penguatan koordinasi dengan stakeholder seperti aparat keamanan dan ASDP demi menjamin keselamatan serta kenyamanan penumpang,” ujar Idham, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya telah memastikan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, toilet, musala, serta akses keluar masuk kendaraan dalam kondisi optimal. Selain itu, seluruh petugas disiagakan 24 jam selama periode arus mudik dan arus balik.
“Petugas kami dibagi dalam tiga regu kerja dengan sistem shift 8 jam agar pelayanan tetap maksimal meski di tengah suasana Ramadan,” jelasnya.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, UPTD telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara serta PT ASDP Indonesia Ferry guna menambah armada.
Saat ini, dua kapal disiagakan di lintasan Amolengo–Labuan, yakni KMP Kambaniru dengan kapasitas 34 unit mobil dan KMP Semumu berkapasitas 25 unit mobil. Pihak pelabuhan mengusulkan penambahan satu unit kapal tambahan agar dapat beroperasi secara bergantian.
“Kami tengah mengupayakan penambahan satu armada lagi agar bisa beroperasi mulai H-10, sehingga pelayanan penyeberangan lebih optimal,” kata mantan Kasi Ops Pelabuhan Labuan tersebut.
Fokus Pelayanan, Keamanan Dikawal Polisi
Terkait potensi praktik percaloan dan premanisme yang kerap muncul saat musim mudik, pihak UPTD menyerahkan pengawasan kepada aparat keamanan Langkah ini diambil agar petugas pelabuhan dapat tetap fokus pada aspek pelayanan teknis.
UPTD juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan keselamatan, mengikuti jadwal keberangkatan, serta menjaga ketertiban selama berada di area pelabuhan.
“Kami berharap seluruh proses penyeberangan selama mudik Lebaran dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Pelayanan prima kepada masyarakat menjadi komitmen kami,” pungkas Idham.
Dengan persiapan matang dan sinergi lintas sektor, UPTD Pelabuhan Penyeberangan Amolengo–Labuan optimistis mampu memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang akan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman*

