KENDARI, Kongkritsultra.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV menegaskan bahwa tiga proyek strategis Pemerintah Kota Kendari tahun 2025 berjalan sesuai dengan rencana dan menunjukkan progres positif. Hal ini disampaikan oleh Direktur Korsup Wilayah IV KPK, Edi Suryanto, saat melakukan kunjungan kerja di Kendari, Kamis (30/10/2025).
Dalam agenda tersebut, KPK meninjau langsung pelaksanaan pembangunan gedung perpustakaan, pengaspalan Jalan Kedondong, serta pembangunan unit transfusi darah RSUD Kota Kendari. Ketiganya termasuk dalam program prioritas Pemkot Kendari yang menjadi perhatian nasional dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi anggaran.
“Kami melihat ketiga proyek tersebut berjalan baik dan sesuai target. Pemerintah Kota Kendari menunjukkan keseriusan dalam menjaga akuntabilitas dan memastikan pembangunan tepat waktu, tepat mutu, serta tepat manfaat,” ujar Edi Suryanto.
Selain meninjau proyek, tim KPK juga memantau pelaksanaan Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kota Kendari. Program ini merupakan bagian dari strategi nasional pencegahan korupsi yang menitikberatkan pada penguatan sistem tata kelola pemerintahan.
Menurut Edi, implementasi MCSP di Kendari berjalan cukup baik, meski masih diperlukan peningkatan kedisiplinan dan kepatuhan dari seluruh perangkat daerah. “Pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab inspektorat, tetapi tugas semua OPD. Kami ingin membangun budaya integritas di setiap lini pemerintahan,” tegasnya.
KPK juga memastikan pembangunan Rumah Sakit Kolaka Timur tetap berlanjut pasca-penanganan hukum yang pernah terjadi. Dari hasil pemantauan, proyek tersebut kini kembali aktif dan difokuskan untuk peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Turut mendampingi Edi Suryanto dalam kunjungan tersebut, Kasatgas Wilayah IV.2 Tri Budi Rochmanto, serta sejumlah PIC Wilayah KPK di antaranya Septa Adhi Wibawa, Vine Andalusia, Basuki Haryono, dan Maskur Seto Samiaji. Dari pihak Pemerintah Kota Kendari, hadir Wali Kota Kendari bersama jajaran pejabat teknis, termasuk Kepala Dinas PUPR, Inspektur Kota, Kepala Dinas Perpustakaan, Direktur RSUD, serta perwakilan Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, dan Kasatpol PP.
Inspektur Kota Kendari, Sri Yusnita, menyebut kehadiran KPK kali ini menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan MCSP dan tindak lanjut Rencana Aksi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024. Ia menegaskan bahwa pendampingan KPK memberikan penguatan dan pembelajaran strategis bagi aparatur daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar monev, tapi juga pembinaan. Kami belajar memperkuat sistem pengawasan internal agar tata kelola pemerintahan di Kendari semakin bersih dan profesional,” kata Sri Yusnita.
Melalui kunjungan ini, KPK kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai lembaga penindakan, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Pemerintah Kota Kendari pun menegaskan komitmennya menjalankan seluruh rekomendasi hasil evaluasi dan terus menjaga integritas dalam setiap proses pembangunan.(*)

