KENDARI, Kongkritsultra.com- Komisi III DPRD Kota Kendari memastikan pembangunan Gedung RKAB SMPN 4 Kendari Tahap I berjalan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis. Penegasan ini disampaikan setelah DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek, Senin (2/2/2026).

Anggota Komisi III DPRD Kendari, Muslimin T, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas isu yang beredar di media sosial terkait dugaan proyek mangkrak dan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan.

“Kami datang langsung untuk memastikan. Dari hasil peninjauan bersama PPTK, konsultan pengawas, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota kendari. pembangunan tahap pertama ini tidak mangkrak dan sesuai spesifikasi,” kata Muslimin.

Ia menjelaskan, pembangunan Gedung RKAB SMPN 4 Kendari dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan skema penganggaran APBD Kota Kendari. Tahap pertama telah dianggarkan dan diselesaikan pada tahun anggaran 2025, sementara tahap lanjutan direncanakan kembali pada 2026.

“Kalau disebut mangkrak, itu berarti anggarannya habis tapi bangunan tidak selesai. Ini tidak demikian. Pekerjaan tahap pertama sudah selesai sesuai nilai kontrak dan tepat waktu,” tegas legislator Partai Demokrat tersebut.

Muslimin menambahkan, kunjungan lapangan ini bukan agenda resmi Komisi III, melainkan inisiatif pribadi untuk memastikan informasi yang berkembang di ruang publik sesuai dengan fakta di lapangan.

Berdasarkan hasil peninjauan, bangunan dinilai telah memenuhi prinsip tepat guna, tepat mutu, dan tepat waktu. Secara fisik, struktur bangunan juga dinilai telah fungsional sesuai peruntukannya.

“Saya lihat secara kasat mata, volume pekerjaan dan material yang digunakan sesuai dengan formulasi teknis,” ujar Muslimin yang juga legislator dari Dapil Baruga-Kambu.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kendari, Zulham Damu, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut, menekankan bahwa setiap pembangunan fasilitas pendidikan harus mengedepankan aspek fungsionalitas.

“Dari hasil tinjauan, bangunan ini sudah fungsional. Pembangunan masih tahap pertama dan akan dilanjutkan. Secara umum sudah baik, hanya perlu sedikit pembenahan,” kata Zulham.

Di lokasi yang sama, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pembangunan SMPN 4 Kendari, Maljuwais, menjelaskan bahwa pekerjaan tahap pertama dimulai pada 16 Juli dan rampung pada 23 Desember 2025, sebelum masa kontrak berakhir.

Total anggaran tahap pertama mencapai sekitar Rp1,7 miliar yang bersumber dari APBD Kota Kendari dan dikerjakan oleh CV Asrita Perkasa. Pekerjaan meliputi pondasi hingga pengecoran plat lantai dua.

“Semua pekerjaan tahap pertama selesai sesuai kontrak,” jelas Maljuwais.

Ia menambahkan, pembangunan tahap kedua direncanakan kembali pada 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp2 miliar lebih.

Tahap lanjutan mencakup penyelesaian lantai dua, pembangunan 12 ruang kelas, aula, toilet, serta pengadaan mobiler. Proses tender akan dilakukan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Pemkot Kendari menargetkan pembangunan Gedung SMPN 4 Kendari rampung sepenuhnya pada 2026 dan dapat dimanfaatkan secara optimal pada awal 2027.

Pembangunan gedung dua lantai ini dilakukan sebagai solusi atas tingginya minat masyarakat, sementara keterbatasan lahan tidak memungkinkan penambahan ruang kelas secara horizontal.

“Dengan pembangunan vertikal ini, diharapkan tidak ada lagi siswa yang harus belajar pada sore hari,” pungkas Maljuwais( Man)