BAUBAU, Kongkritsultra.com- Kepanikan melanda warga Kelurahan Sulaa, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara  setelah angin puting beliung menghantam kawasan permukiman mereka pada Rabu (03/12/2025). Hembusan angin kuat yang datang tiba-tiba membuat puluhan rumah rusak, sebagian atap tercabut, dan warga berhamburan menyelamatkan diri.

Rekaman warga yang tersebar di media sosial memperlihatkan detik-detik angin memutar di atas perumahan. Dalam video itu tampak atap-atap rumah melayang sebelum jatuh berantakan. Suara warga yang berteriak panik terdengar bersahut-sahutan saat angin kencang menghajar pemukiman tersebut.

Salah seorang warga, AL, masih tampak syok saat menceritakan kejadian itu. Ia mengatakan suasana pagi semula berlangsung normal, hingga tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah langit rumahnya. Ketika ia keluar untuk mengecek kondisi sekitar, bagian atap rumahnya sudah beterbangan bersama atap milik tetangga.

“Awalnya aman, tidak ada tanda-tanda apa pun. Tiba-tiba angin datang kencang sekali, suaranya keras. Saat saya lari keluar, atap rumah sudah copot. Banyak rumah juga rusak,” ujarnya.

Berdasarkan hitungan cepat warga, sedikitnya 20 rumah mengalami kerusakan. Ada yang atapnya hilang sepenuhnya, ada pula yang hanya tersisa rangka. Sejumlah kanopi rumah pun ikut terhempas. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka berat.

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Baubau bersama aparat Polres Baubau langsung turun ke lokasi tak lama setelah menerima laporan. Mereka membantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan serta mengamankan titik-titik yang dinilai berbahaya.

Terjangan angin juga memutuskan kabel listrik di beberapa titik sehingga sebagian wilayah mengalami pemadaman. Sejumlah warga memilih mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat karena kondisi rumah tidak memungkinkan untuk ditempati.

Warga terdampak kini berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan tanggap darurat untuk memperbaiki kerusakan yang cukup parah tersebut. Mereka meminta adanya penanganan cepat mengingat kondisi cuaca di wilayah Sultra dalam beberapa hari terakhir memang tidak stabil( Usman)