KOLAKA, Kongkritsultra.com- Dalam upaya memastikan ketersediaan dan kecukupan pasokan energi listrik yang andal, PT PLN Nusantara Power menambah kapasitas pembangkit melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Kolaka berkapasitas 25 Mega Watt (MW). Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Ceremony Commercial Operation Date (COD) PLTG Kolaka di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kegiatan peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, M.Ling., Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) yang diwakili Executive Vice President (EVP) Perencanaan Strategis Pembangkitan PT PLN (Persero), Parulian Noviandri, Direktur Utama PLN Nusantara Power yang diwakili Direktur Operasi Pembangkit Gas PT PLN Nusantara Power Komang Parmita serta Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si., Ketua DPRD Kolaka I Ketut Arjana, S.E., jajaran pimpinan PLN Group, GM UID Sulselrabar, GM Pusertif, para Vice President PLN, Sekper PLN Nusantara Power, serta Direksi PLN NPS.

Dalam sambutannya, Parulian Noviandri menyampaikan bahwa momentum COD PLTG Kolaka bukan sekadar penanda beroperasinya sebuah pembangkit listrik, namun menjadi bukti nyata komitmen PLN Group dalam memperkuat ketahanan dan keandalan sistem ketenagalistrikan nasional, khususnya di Sulawesi Tenggara.

“PLTG Kolaka merupakan wujud kehadiran nyata PLN Group dalam memastikan pasokan listrik yang andal, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan pertumbuhan kebutuhan energi listrik di Sulawesi Tenggara,” ujarnya Senin (2/2/2026)

Ia menjelaskan, Sulawesi Tenggara saat ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan, ditandai dengan berkembangnya sektor industri, pertambangan, serta masuknya pelanggan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT). Kondisi tersebut berdampak positif terhadap perekonomian daerah, namun juga menuntut ketersediaan pasokan listrik yang semakin besar dan andal.

“Selain itu, peningkatan jumlah penduduk, kesejahteraan masyarakat, serta digitalisasi aktivitas sehari-hari turut mendorong konsumsi listrik yang semakin tinggi,” tambahnya.

Menjawab tantangan tersebut, PLN Group secara konsisten mengambil langkah strategis melalui pembangunan dan pengoperasian PLTG Kolaka yang penyediaan pembangkitnya dilaksanakan oleh PT PLN Nusantara Power sebagai subholding pembangkitan PLN Group.

PLTG Kolaka dirancang untuk bersifat responsif dan fleksibel, sehingga mampu meningkatkan cadangan daya, memperkuat keandalan sistem, serta meminimalkan potensi gangguan pasokan listrik, khususnya saat beban puncak.

“Pengoperasian PLTG Kolaka juga sejalan dengan transformasi sektor ketenagalistrikan nasional, menghadirkan pembangkit yang efisien, adaptif, dan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan,” jelasnya.

Secara teknis, Direktur Operasi Pembangkit Gas PT PLN Nusantara Power, Komang Parmita, menjelaskan bahwa hari ini kita berkumpul menjadi saksi atas sebuah tonggak sejarah baru dalam industri ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara. PT PLN (Persero) melalui Subholding PT PLN Nusantara Power dengan bangga mempersembahkan penyelesaian Proyek Relokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Kolaka.

Perlu kami sampaikan bahwa unit yang kita resmikan hari ini sebelumnya merupakan PLTG Maleo Unit 3. Melalui langkah strategis relokasi ini, pembangkit tersebut kini bertransformasi menjadi PLTG Kolaka, sebuah simbol kekuatan baru untuk mengoptimalkan aset pembangkitan dan meningkatkan efisiensi operasional nasional.

“Mengapa momen hari ini begitu krusial? Kehadiran PLTG Kolaka bukan sekadar perpindahan fisik mesin, melainkan sebuah jawaban atas pertumbuhan beban listrik yang signifikan di wilayah Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Tepat pada tanggal 17 Desember 2025, pembangkit ini telah resmi memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) dengan kapasitas terpasang sebesar 26,20 MW. Pencapaian Commercial Operation Date (COD) ini menegaskan bahwa PLTG Kolaka telah memenuhi seluruh persyaratan teknis, operasional, dan administratif untuk memperkuat sistem ketenagalistrikan nasional.

Melalui peresmian ini, PT PLN (Persero) dan PT PLN Nusantara Power menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung ketahanan energi nasional. Kami juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam proses relokasi, pengujian, hingga persiapan operasi komersial ini.

Semoga dengan beroperasinya PLTG Kolaka secara penuh, sinergi antara penyediaan energi dan pembangunan daerah dapat terjalin semakin kuat, demi masa depan Sulawesi Tenggara yang lebih terang dan sejahtera.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, M.Ling., menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat, PT PLN (Persero), investor, kontraktor, serta seluruh pihak yang telah bersinergi dalam merealisasikan pembangunan PLTG Kolaka.

“Keberhasilan pembangunan pembangkit ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, swasta, dan masyarakat mampu menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” kata Hugua.

Menurutnya, kehadiran PLTG Kolaka memiliki makna strategis karena tidak hanya menjawab kebutuhan energi listrik yang terus meningkat, tetapi juga memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi Tenggara, khususnya di wilayah Kolaka dan sekitarnya.

Ia meyakini keberadaan pembangkit ini akan memberikan multiplier effect yang signifikan, mulai dari mendorong pertumbuhan investasi baru, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, hingga mempercepat pemerataan pembangunan antarwilayah di Sulawesi Tenggara.

Senada dengan itu, Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran PLTG Kolaka memiliki arti strategis bagi masa depan Kabupaten Kolaka.

“Dengan dukungan kelistrikan yang semakin andal, kapasitas investasi di Kabupaten Kolaka semakin menguat. Proyek Strategis Nasional ini menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat, UMKM berkembang, sektor jasa dan perjalanan meningkat, serta membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas pencapaian COD PLTG Kolaka yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Apresiasi luar biasa kami sampaikan atas keberhasilan pengoperasian PLTG Kolaka. Ini menjadi tonggak penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kolaka,” pungkasnya*