KENDARI, Kongkritsultra.com- Komitmen mendorong inovasi akademik sekaligus membuka akses informasi publik mengantarkan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr Herman, S.H., LL.M, menerima JMSI Sultra Award.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara, Adhi Yaksa Pratama, dalam pertemuan di Rektorat UHO, Kamis (8/1/2026).
JMSI Sultra menilai, di bawah kepemimpinan Dr Herman, UHO menunjukkan perubahan arah yang jelas. Tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, tetapi juga berani membuka ruang transparansi di lingkungan kampus.
“UHO hari ini bergerak ke arah yang lebih adaptif. Ada terobosan akademik dan keberanian membuka akses informasi publik. Ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat,” kata Adhi Yaksa Pratama usai penyerahan penghargaan.
Menurut Adhi, keterbukaan informasi di perguruan tinggi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi tata kelola kampus modern yang akuntabel dan berintegritas.
Ia menegaskan, perguruan tinggi negeri harus tampil sebagai institusi yang tidak alergi kritik dan siap diawasi publik, terutama di era digital yang menuntut transparansi.
“Media siber membutuhkan mitra yang terbuka, bukan menutup diri. Di sinilah kami melihat kepemimpinan Dr Herman punya keberanian dan visi,” ujarnya.
Sementara itu, Dr Herman menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan JMSI Sultra. Ia menekankan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika UHO.
“Penghargaan ini bukan milik pribadi. Ini adalah hasil kerja bersama dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang terus mendorong perubahan di UHO,” kata Dr Herman.
Ia menegaskan, UHO akan terus memperkuat inovasi akademik sekaligus menjaga prinsip keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari tanggung jawab institusi pendidikan tinggi kepada masyarakat.
Dr Herman juga menegaskan komitmen kampus untuk bersinergi dengan media, khususnya media siber, dalam menyampaikan informasi yang edukatif, faktual, dan bertanggung jawab.
“Kampus dan media harus berjalan seiring. Informasi yang terbuka dan benar adalah bagian dari pendidikan publik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengda JMSI Sultra Adhi Yaksa Pratama juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pakar serta plakat penghargaan kepada Plt Rektor UHO sebagai simbol kepercayaan dan kemitraan strategis antara dunia akademik dan media siber.
JMSI Sultra berharap, UHO dapat terus menjadi rujukan perguruan tinggi dalam mengembangkan inovasi akademik yang progresif sekaligus menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi publik*

