KENDARI, Kongkritsultra.com-Menteri Dalam Negeri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., memberikan arahan penting pada Rapat Koordinasi Nasional Produk Hukum Daerah Tahun 2025 yang digelar di Sulawesi Tenggara. Dalam sambutannya, Mendagri menekankan bahwa kualitas regulasi di daerah akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan nasional.
Menurut Tito, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menghasilkan produk hukum yang responsif, adaptif, dan berkualitas, sehingga mampu menjawab dinamika sosial ekonomi serta memperkuat iklim investasi. Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar regulasi tidak hanya menjadi dokumen administratif, melainkan instrumen nyata yang mendorong terwujudnya Indonesia Maju.
> “Produk hukum yang berkualitas akan menghadirkan kepastian hukum, kemudahan investasi, dan pada akhirnya mendukung pencapaian Asta Cita pembangunan nasional,” ujar Mendagri Pada siaranya Selasa (26/8/2025)
Lebih lanjut, Tito menyebut bahwa salah satu tantangan terbesar dalam penyusunan produk hukum daerah adalah memastikan adanya sinkronisasi antar-regulasi. Hal itu untuk menghindari tumpang tindih aturan yang justru bisa menjadi hambatan dalam pelaksanaan kebijakan.
Ia juga mengingatkan, regulasi yang baik harus berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Dengan begitu, setiap aturan yang lahir dari pemerintah daerah dapat memberikan manfaat nyata, mulai dari peningkatan layanan publik, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga penciptaan iklim investasi yang kondusif.
“Produk Hukum Berkualitas, Investasi Mudah, Asta Cita Mantap!” tegas Tito, sembari menekankan bahwa keberhasilan regulasi bukan hanya diukur dari jumlah peraturan yang dihasilkan, tetapi dari sejauh mana aturan tersebut bisa diterapkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat(Red)

